Apakah Parasit itu?
Parasit
adalah organisme yang hidup di dalam tubuh organisme lain yang lebih
besar dan berasal dari spesies yang berbeda (host). Parasit
hidup merugikan inang yang ditumpanginya. Dan juga, tergantung pada
spesies, pengaruh parasit pada tubuh inangnya bisa sementara atau
permanen. Bakteri dan virus diklasifikasikan sebagai parasit di beberapa
cabang biologi.

Bisakah parasit membunuh ikan?
Parasit
umumnya tidak membunuh inang, tetapi pada kondisi tertentu parasit akan
memberikan pengaruh merugikan bagi populasi inang, dalam hal ini ikan.
Parasit memiliki pengaruh dalam kelangsungan hidup inangnya. Misalnya
saja ketika parasit banyak dan ikan terserang penyakit lain, ikan akan
mudah mati karena parasit sudah duluan melemahkan daya tahan tubuh ikan.
Efek parasit pada ikan diantaranya:
-
Menghancurkan jaringan
-
Mengurangi darah dan cairan sel
-
Menyerap nutrisi yang diperlukan inang
-
Memungkinkan terjadinya infeksi
Apakah semua ikan memiliki parasit?
Ya,
pada kenyataannya parasitisme adalah wajar dan normal. Hal ini terjadi
pada seluruh jenis tanaman dan di setiap kelompok utama dari hewan.
Biasanya, parasit ikan tidak terlihat, tapi kadang-kadang peternak ikan
bisa dengan jelas melihat tanda-tanda infeksi atau parasit.
Dapatkah kita makan ikan yang sakit atau diparasiti?
Dianjurkan
untuk benar-benar memasak semua ikan yang hendak anda makan, minimal
pada suhu 60°C selama setidaknya lima menit, atau membekukan ikan pada
suhu dibawah 0°C selama 48 jam. Meskipun beberapa parasit membuat ikan
jelek bentuknya dan rasanya tidak enak, tapi sangat sedikit parasit ikan
yang berpengaruh ke manusia. Bahkan ketika ikan menunjukkan tanda-tanda
jelas penyakit atau parasit, ikan masih dapat dimakan setelah dimasak,
dibakar, atau disimpan dibawah titik beku.
Apa parasit yang paling umum ?
Karena
mereka mudah dilihat, "belatung" (Cacing, Trematoda) adalah parasit
yang paling umum dilaporkan hidup pada ikan. Penyakit yang disebabkan
oleh parasit cacing dapat dibagi menjadi 3 kelompok besar yaitu: Platyhelminthes, Nematoda, dan Acanthocephala.
Berikut adalah cara pencegahan agar parasit tidak menyerang ikan di kolam/tambak:
-
Menjaga kebersihan kolam dan air yang digunakan. Kolam sebaiknya dikeringkan secara berkala, bahkan jika perlu dilanjutkan dengan perlakuan bahan kimia atau pengapuran dan tidak mengunaka dolomit.
-
Peralatan yang digunakan untuk menangkap atau menangkut ikan harus dijaga jangan sampai mengandung organisme yang membahayakan ikan. Maka dari itu, disinfektan peralatan tambak dengan Halamid sangat dianjurkan.
-
Menjaga kondisi ikan agar selalu dalam keadaan sehat dan memiliki ketahanan tubuh yang kuat. Hal ini dapat dilakukan dengan memberinya makanan bergizi yang mengandung cukup vitamin C dan multivitamin yang dibutuhkan untuk menambah daya tahan tubuh.
Semoga Bermanfaat!
Semoga Bermanfaat!
Redaktur : Tedjamukti

Hubungi Customer Sales Representative kami di:
Indah Sari Windu
Medan: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia
Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia
Up : Tedja ISW
Medan: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia
Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia
Up : Tedja ISW
0 komentar:
Posting Komentar