Penyebab penyakit mulut merah pada ikan adalah bakteri Yersinia Ruckeri.
Ada beberapa serotipe dari bakteri dengan sistem klasifikasi yang
didasarkan pada sel dan dinding sel antigen. Serotipe bakteri yang
bertanggung jawab untuk penyakit mulut merah adalah dari strain Hagerman, serotipe O1a,
yang dianggap paling mematikan. Penyakit ini ditandai dengan pendarahan
subkutan mulut, sirip, dan mata. Kasus sering terjadi di peternakan
ikan dengan kualitas air yang buruk.

Penyakit
mulut merah ini diketahui menginfeksi berbagai ikan dari segala usia.
Penyakit ini menyebabkan keracunan darah pada ikan karena bakteri
menyebar ke seluruh tubuh melalui darah. Wabah biasanya dimulai dengan
kematian yang rendah kemudian perlahan-lahan meningkat. Tingkat
keparahan wabah tergantung pada strain dan kehadiran pemicu stres
lingkungan.
Penyakit
ini dapat ditularkan secara horizontal melalui kontak dengan ikan yang
terinfeksi atau perantara, yang mungkin tidak ada menunjukkan
tanda-tanda penyakit. Ikan-ikan terinfeksi merupakan perantara utama
penyebaran penyakit ini ditambah situasi stress pada lingkungkan
contohnya ketika terjadi peningkatan suhu. Penularan secara vertikal
dari ikan untuk telur juga mungkin terjadi tetapi belum terbukti secara
ilmiah.
Diagnosis
Ikan
yang terinfeksi dengan penyakit ini biasanya memisahkan diri dari
ikan-ikan yang lain dan terlihat gelisah. Kematian awal akan rendah
namun meningkat secara bertahap.
Tanda-tanda patologis yang bisa diamati adalah:
-
Warna tubuh gelap
-
Pendarahan di dasar sirip dan berlubang
-
Kemerahan pada penutup insang, mulut, gusi, langit-langit dan lidah
-
Eksoftalmos
-
Kehilangan selera makan
-
Cairan dalam rongga perut
-
Pendarahan pada hati, pankreas, caeca pilorus, kandung kemih dan lateral permukaan otot
-
Limpa hitam dan membesar
-
Usus bawah meradang dan mengandung cairan kuning kental.
Pengobatan dan Pencegahan
Beberapa
antibiotik yang tersedia dapat digunakan untu pengobatan penyakit mulut
merah pada ikan. Vaksin juga dapat digunakan dalam pengobatan dan
pencegahan penyakit. Manajemen budidaya seperti memelihara kualitas air
dan kepadatan tebar rendah sangat penting untuk pencegahan penyakit.
Sangat disarankan untuk selalu disinfektasikan peralatan tambak dengan
Halamid.
Semoga Bermanfaat!
Redaktur : Riki Suharda

Hubungi Customer Sales Representative kami di:
Indah Sari Windu
Medan: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia
Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia
Up : Tedja ISW
Medan: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia
Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia
Up : Tedja ISW
0 komentar:
Posting Komentar